Sekilas seperti yang dituliskan di wiki, Jembatan Barelang merupakan penghubung 3 pulau yaitu Batam, Rempang dan Galang yang konon keberadaannya diprakarsai oleh Habibie dalam rangka mengembangkan wilayah industri di Kepulauan Riau.

Image Hosted by ImageShack.us

Sumber lain menambahkan, dengan jarak sekitar 20 km dari pusat kota, kita sudah dapat melihat rangkaian dari enam jembatan yang kl dihubungkan secara total memiliki panjang mencapai 2 km. Seluruh jembatan ini katanya selesai dibangun tahun 1992, dan memiliki nama yang diambil dari nama raja-raja yang dulunya berkuasa di Melayu-Riau (abad 15-18).

Image Hosted by ImageShack.us

Keenam jembatan tsb antara lain:

  • Jembatan Tengku Fisabilillah: menghubungkan P. Batam dengan P. Tonton dan memiliki lebar tinggi 642 x 350 x 38 meter. Jembatan inilah yang orang2 bilang mirip goldengatenya San Fransisco lantaran cable staynya menjuntai nan megahnya (sayangnya, gw ga berhasil motret dari samping dengan jelas gara2 bisnya ga mau berenti sebelum kita sampe di atas jembatannya😦 ).
  • Jembatan Narasinga: menghubungkan P. Tonton dengan P. Nipah, berbentuk lurus tanpa lengkungan dan memiliki panjang lebar tinggi 420 x 160 x 15 meter
  • Jembatan Ali Haji: menghubungkan P. Nipah dengan P. Setokok dan memiliki panjang lebar tinggi 270 x 45 x 15 meter.
  • Jembatan Sultan Zainal Abidin: menghubungkan P. Setokok dengan P. Rempang dan memiliki panjang lebar tinggi 365 x 145 x 16.5 meter.
  • Jembatan Tuanku Tambusai: menghubungkan P.Rempang dengan P. Galang dan memiliki panjang lebar tinggi 385 x 245 x 31 meter.
  • Jembatan Raja Kecil: menghubungkan P. Galang dengan P. Galang Baru dan memiliki panjang lebar tinggi 180 x 45 x 9.5 meter.

Kl sempet lewat jembatan2 ini, coba deh mentok sampe ke P. Galang (hiks, gw belom sempet sampe sini). Konon kabarnya, 30 tahun lalu pulau ini pernah menjadi tempat penampungan 250 ribu “manusia perahu” dari vietnam. dan merekalah yang menjadi penghuni di P. Galang sejak 1975 sampe 1996.