Gambar di bawah ini bukan Menara Pisa. Sebenernya objek foto ini adalah Jam Gadang, hanya saja gw ga sengaja motretnya miring. So, kalau pergi ke Bukittinggi dan berencana hunting mukena ato kain2 bordiran di Pasar Atas, jangan lupa foto2 dl disini (karena letaknya keduanya memang berdekatan).

Image Hosted by ImageShack.us

Menurut wiki, Jam Gadang ini sudah berumur puluhan tahun karena dibangun oleh Yazin dan Sutan Gigi Ameh pada tahun 1926. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Sekertaris Kota. Bangunan dengan tinggi 26 m dan diameter jam 80 cm ini konon memakan biaya 3000 gulden.

Bentuk bangunan sudah berubah beberapa kali. dulu, di jaman Belanda jam ini berbentuk bulat dan di atasnya ada patung ayam jantan. Lantas sewaktu jepang menjajah, bentuknya berubah menjadi klenteng. baru setelah merdeka berubah menjadi ornamen rumah adat Minangkabau. yang unik dari jam ini adalah metode penomorannya. dengan huruf Romawi, angka empat dengan simbol IIII (bukan IV). Sebuah surat kabar menuliskan, seorang pemandu¬†berceita bahwa saat pendirian, jam ini sempat memakan korban. angka IIII tersebut kemudian menggambarkan banyaknya tumbal tersebut. hiii… untungnya hal tsb lgsg dibantah oleh sang penulis suratkabar lantaran jam gadang sudah dibuat terlebih dahulu di Amerika.