Maret 2007


Danau Maninjau terletak kabupaten Agam atau 140 km utara Padang atau 38 km barat Bukittinggi. Menurut Wiki, danau yang muncul akibat letusan Gunung Merapi ini memiliki kedalaman mencapai 495 meter dan terletak di ketinggian 461.5 meter dpl. Luas danau yang mencapai 99.5 km persegi telah mencatat danau ini sebagai danau terluas ke-11 di Indonesia.

Image Hosted by ImageShack.us

Orang2 Minang mempercayai legenda di balik terbentuknya danau, yaitu “Bujang Sembilan”. Konon menurut sebuah sumber, salah satu dari 9 bujang tsb menceburkan diri ke dalam kawah dan meninggal. kemudian kawah ini membesar dan menjadi danau. Sumber yang sama juga menyebutkan, banyak tokoh yang terlahir di desa Maninjau antara lain Buya Hamka dan Rangkayo Rasuna Said (1910-1965). Mendengar namanya , kita pasti inget nama jalan di kuningan. Ternyata, kedua nama tersebut memang mengarah kepada orang yang sama. HR sendiri sebenarnya kepanjangan dari Hajjah Rangkayo. Halah, seumur2 gw baru tau, kalau pahlawan yang satu ini adalah perempuan!

Iklan

Film yang kemudian dikritisi oleh orang Iran ini, bercerita tentang perjuangan kaum Sparta melawan penjajahan bangsa Persia. Terinspirasi dari novel karangan Frank Miller dan dengan arahan Zack Snyder, 300 berhasil menggambarkan betapa jagonya seorang raja bernama Leonidas dan 300 prajurit Sparta yang tangguh dan terlatih melawan Xerxes yang digambarkan narsis banget beserta 1 juta pasukan yang umumnya gede otot tp kurang cerdas. Perang Thermopylae (480 SM) diawali sejak kedatangan utusan Persia yang menyampaikan permintaan Xerxes akan “Tanah” dan “Air”. Hal tersebut kemudian diterjemahkan oleh Leonidas sebagai “perang”. Di film ini pula digambarkan betapa pria2 Sparta yang hebat2 itu memuliakan sosok wanita sebage ibu yang melahirkan mereka.  Agaknya sampai disini, gw masih puas dengan visualisasi yang bernuansa sephia tapi berdarah2 karena terhibur dengan keahlian pasukan yang memukau dan cerita yang rada2 jenaka.

Image Hosted by ImageShack.us
(lebih…)

Image Hosted by ImageShack.us

Sebetulnya gw ga gitu suka masuk2 ke goa. berasa agak sesak dan tidak nyaman. tp kali ini gw penasaran. akhirnya gw nekat masuk, dan di dalamnya lumayan seru. banyak batu2 besar yang kadang bs kita panjati. banyak stalagtit dan slalagmit yang berwarna putih seperti kristal kalau disinari (ato terkena lampu blits). goa yang berlokasi di nagari sungai kunyit, 26 km dari Padang Aro atau berada di antara bukittinggi dan payakumbuh ini konon dihubi ribuan kelelawar (gw sendiri udh lupa ada kelelawanya ato engga).

Image Hosted by ImageShack.us
(lebih…)

Dikutip dari wiki, lembah curam di kota bukittinggi yang memanjang sekitar 15 km dari selatan ngarai Koto Gadang menuju Sianok Enam Suku dan berakhir di Palupuh ini bernama Ngarai Sianok. Dengan kedalaman jurang mencapai 100 m dan lebar 200 m, patahan dinding curamnya dialiri oleh sungai sianok. konon di jaman Belanda, jurang ini bernama kerbau sanget akibat banyaknya kerbau liar di dasar ngarai.

Image Hosted by ImageShack.us

Namun sangat disayangkan, terjadinya gempa 5.8 SR yang menimpa sumatera barat tanggal 6 Maret 2007 lalu telah melongsorkan 2/3 ngarai. Seperti yang dikemukakan Media Indonesia, longsor di 5 titik tersebut tsb menimbulkan hujan debu di kawasan Sianok. Tanah longsoran menimbun arus Sungai Sianok sehingga air naik dan menggenangi daratan. Tempo menambahkan, gempa tersebut diakibatkan oleh bergesernya Patahan Semangko (yang melintang disepanjang Sumatera dari Lampung hingga Aceh) sebagai dampak dari tumbukan Lempeng Samudra Hindia yang menggeser bagian barat Sumatera ke utara dan bagian timurnya ke selatan. 

Image Hosted by ImageShack.us

Sekilas dilihat bangunannya emang mirip replika yang ada di taman mini. dan kemiripan itu bikin gw sebel, udh jau2 sampe padang, foto di depan istana, eh temen gw malah komen “foto di taman mini ya..”. sebetulnya bangunan yang padang banget itu, menurut wiki dulunya merupakan istana kesultanan Islam tahun 1600-an dengan nama yang diambil dari ibukota provinsi yaitu nagari Pagaruyung.

Image Hosted by ImageShack.us

Kerajaan didirikan oleh Adityawarman pada tahun 1347 dan runtuh saat terjadinya Perang Padri (1821-1837) yang dipimpin oleh Imam Bonjol (akibat pecah konflik kaum Padri dengan kaum adat bangsawan). (lebih…)

Kedatanganku ke Bali kali ini (4/3) disambut dengan bau amis yang amat sangat. Sesaat setelah pintu pesawat dibuka, angin dengan bau khasnya ini langsung terhembus dan mengingatkanku saat mendarat di muara karang setelah tidak mandi 2 hari di pulo seribu. sekalipun berada ditepi laut, tidak biasanya bandara dilingkupi bau semacam ini. belum selesai bernafas lega di mobil yang menjemput kami, dikabarkan bahwa bau serupa akan semakin parah di hotel yang kebetulan bersebelahan dengan pantai kuta (oh tidaaaak!)

Usut punya usut, ternyata penyebab bau tsb berasal dari matinya ribuan ikan di laut yang terseret ke pinggir pantai. sekilas aku teringat banyaknya kapal karam akhir2 ini. mungkin saja minyaknya tumpah trus mematikan ikan2 sampai ke perairan bali. ternyata bukan itu penyebabnya. kali ini fenomena bernama red tide yang diduga menjadi biang keroknya.
(lebih…)