Image Hosted by ImageShack.us

Dari Toba menuju Medan, paling enak memang lewat siantar (terutama buat orang2 yang gampang mabok macam gw). Kota yang berjarak 128 km dari Medan ini terkenal dengan becak motornya (betor). konon betor Siantar lebih unggul dari betor di kota lain seperti Padang Sidempuan yang memakai Vespa 70-an ato betor Prapat dengan Yamaha 70-annya, di Siantar betornya pake BSA tua buatan Inggris (taon 40-50an) yang pernah jadi alat transportasi tentara Inggris di Jawa saat PD II. Awalnya betor2 ini berkekuatan 125 cc dengan berbage merk yang akhirnya, akibat medan yang berbukit-bukit, saat ini hanya BSA 500 cc dan 350 cc yang masih bertahan. Kompas juga menambahkan, BSA skr sudah menjadi barang antik dan mahal. banyak kolektor yang mulai tawar menawar hingga puluhan juta hanya untuk membawa pulang motor ini.

Image Hosted by ImageShack.us

Jalan ke Siantar, kalian juga bisa mampir beli roti tawar gendut bernama roti ganda berisi selai srikaya yang masih anget diambil langsung dari panci sambil minum kopi di kedai2 sepanjang jalan Sutomo. selai srikayanya bisa dibeli juga tuk dibawa pulang. kalo iseng jalan masuk ke gang, kita bisa nemuin home industry yang lagi sibuk bikin dodol duren. dari kuali terlihat adonan dodol yang tengah meletup2 plus gagang panjang yang dipake buat mengaduk. walopun belum sepenuhnya matang, dodol ini jg bisa dibeli lho. dan rasanya lebih empuk dibanding dodol yang dijual di toko2 (lantaran masih panas kali ya..)

Image Hosted by ImageShack.us