They call it House of Sampoerna. Tanpa bermaksud tuk iklan, gw pengen share dikit pengalaman gw waktu ke museum ini. Sekilas tentang Sampoerna, semua berawal pada tahun 1913 saat Liem Seeng Tee dan Tjiang Nio mengembangkan bisnis membuat dan menjual rokok kretek lintingan tangan dengan campuran cengkeh (skr dikenal sbg Dji Sam Soe) di perusahaan Handel Maatschappij Liem Seeng Tee yang tak lama setelah itu berubah menjadi Handel Maatschappij Sampoerna. setelah perang dunia kedua, perusahaan ini berubah nama lagi menjadi PT Hanjaya Mandala Sampoerna. nama ini meng-Indonesia-kan nama sebelumnya yang berbau2 Belanda dengan initial HM yang masih dipertahankan di depan nama Sampoerna. Kini (sejak Mei 2005) PT Philip Morris Indonesia, afiliasi dari perusahaan tembakau internasional yang merupakan bagian dari Altria Group, telah mengakuisisi 98% saham HM Sampoerna dengan Martin G King sebagai Presiden Direkturnya.

Image Hosted by ImageShack.us

Museum Sampoerna ini terletak di utara Surabaya, sedikit ke arah barat laut jembatan merah. dulunya (sejak 1932) tempat ini dipakai sebagai tempat produksi rokok. skr tempat ini diubah bentuk dengan desain yang lumayan apik, sehingga kita mungkin ga nyangka ada pabrik rokok yang emang niat banget sampe bikin museum segala. di tempat ini kita bs liat sejarah perokok-an Sampoerna. di dalemnnya full ornamen rokok, dari lukisan (semua bertema rokok), peralatan dan kostum marching band nya Sampoerna yang konon pernah menang turnamen di Amerika, kios2 rokok seperti yang biasa kita temuin di pinggir jalan, sampe ada ruangan khusus yang pada jam2 tertentu yaitu senen-sabtu 09.00-15.00 pengunjung bs ikutan belajar nglinting rokok Dji Sam Soe pake alat2 tradisional.

Image Hosted by ImageShack.us

Yang khas dari tempat ini adalah baunya. begitu memasuki pintu, bau tembakau langsung menyambut kedatanganmu. berbagai jenis tembakau beserta sample2nya tersedia disini. alat2 pembuat rokokpun lengkap tersaji seperti oven batu bata tuk ngeringin tembako (bahasa kerennya Brick Oven for Tobacco Drying) serta mesin2 cetak bungkus rokok. berbagai bungkus rokok bikinan sampoerna terpampang apik. kl di Indonesia yang kita liat biasanya cuma tulisan kecil, “rokok dapat merusak jantung dan gangguan impotensi”, tp tuk rokok2 yang dijual di luar negeri, gambarnya ngeri2. gambar orang2 sekarat lantaran rokok menghiasi hampir setengah dari bungkus rokok itu sendiri.  

Image Hosted by ImageShack.us

Selain museum, kompleks ini dilengkapi pula dengan galeri seni, cafe dan tempat penjualan sovenir. so, kl kamu maniak rokok, kamu bs belanja pernak pernik yang ada logo rokoknya disini. Tp tetep, bukan berarti dengan menulis ttg museum ini gw berhenti tuk kampanye anti rokok! kl lu mo ngrokok sendiri di wc or kamar terserah, tp kl di tempat umum, kl ada yg tiba2 maki2 elu, kali orang itu adalah gw. gmn ga sewot, ga jarang baju gw bolong kena percikan rokok orang2 yang ga gw kenal, blm lg kalo ke’slomot’, sakit tau! udh gitu, gw alergi sama asepnya, bikin sesek dan bikin pusing. so, silahkan lu menyendiri dan menikmati rokokmu itu tanpa harus menzolimi orang lain dengan asap dan efek2 samping lainnya.