Gw suka basket. hampir setiap ada tanding IBL di lapangan Soemantri (kuningan) or Sportmal (kelapa gading) kl waktunya cocok gw pasti nonton. ga cuma di jkt, ampe jogja dan pekanbarupun gw jabanin. n oneday, gw diajak adek gw liat tandingnya Harlem di jakarta.

Image Hosted by ImageShack.us

Hari itu tepatnya minggu 19 Nov 06, tim Harlem diundang tuk ‘menghibur’ pecinta basket di jakarta. Awalnya sih sangat menghibur, tp lama2 jadi membosankan, sampe2 kita yg sudah membayar Rp 75 ribu/orang dan hanya berkesempatan duduk di belakang ring, tribun atas (kursi tuk tiket yang harganya paling murah) dibuatnya terkantuk2 dan nyaris tertidur. semula permainannya menarik, byk adegan2 hebat ala pemaen NBA, tapi tak lama kemudian permainannyapun cenderung membosankan tak tak ubahnya menonton orang berakrobat di arena sirkus. tidak ada greget seperti halnya kita nonton tanding IBL or Jakarta Sister City yang juga pernah diadakan di tempat yang sama. penonton yg datangpun bisa dibilang jauh lebih sepi dari pertandingan basket sebelum2nya (karena mahal kali ya tiketnya)

Image Hosted by ImageShack.us

Sekilas ttg Harlem (ampun deh, nyari profilnya di internet susaaaaah bangettt!), tim yang berbasis di New York ini dibentuk oleh seorang pengusaha sekaligus mantan pemain dari University of Maryland-Easternshore bernama Jack Bryant dan dibantu dengan Marques Haynes, seorang mantan pemain legendaris yang pernah juga masuk Hall of Fame. Harlem Magicmasters berisikan pemain2 basket paling berbakat di USA serta mampu pula tuk menjadi pengajar olah raga di negaranya sana. kalo ada yg punya info lain ttg harlem, bolehlah kalian share disini…

Oahem, back to the pertandingan, setelah lelah menunggu keempat quarter, akhirnya permainan diakhiri dengan dengan keunggulan Harlem atas NY Allstar (ya iya lah!) dengan score 103:87. fiuhh…

Image Hosted by ImageShack.us