Danau Maninjau terletak kabupaten Agam atau 140 km utara Padang atau 38 km barat Bukittinggi. Menurut Wiki, danau yang muncul akibat letusan Gunung Merapi ini memiliki kedalaman mencapai 495 meter dan terletak di ketinggian 461.5 meter dpl. Luas danau yang mencapai 99.5 km persegi telah mencatat danau ini sebagai danau terluas ke-11 di Indonesia.
Orang2 Minang mempercayai legenda di balik terbentuknya danau, yaitu “Bujang Sembilan”. Konon menurut sebuah sumber, salah satu dari 9 bujang tsb menceburkan diri ke dalam kawah dan meninggal. kemudian kawah ini membesar dan menjadi danau. Sumber yang sama juga menyebutkan, banyak tokoh yang terlahir di desa Maninjau antara lain Buya Hamka dan Rangkayo Rasuna Said (1910-1965). Mendengar namanya , kita pasti inget nama jalan di kuningan. Ternyata, kedua nama tersebut memang mengarah kepada orang yang sama. HR sendiri sebenarnya kepanjangan dari Hajjah Rangkayo. Halah, seumur2 gw baru tau, kalau pahlawan yang satu ini adalah perempuan!

Oktober 29, 2007 at 1:30 pm
Danau Maninjau,indah, unik, dan sedikit mistis. Apakah masih ada info lainnya seputar maninjau?
Mei 24, 2008 at 11:21 am
oi maninjau baa kabanyo????lai sihaik sen???/
Mei 27, 2008 at 8:55 am
maninjau , waoo , sangat indah sekali, tahun 1993 saya merantau ke padang dan sempat main dan berenang di depan hotel milik rajo bintang , segaar , banget , sempat main ski air dengan ditarik motor boat , tapi sayang motorboat tidak maksimal , jadi nggak bisa melayang-layang diatas air.
suatu saat , saya ingin kembali lagi untuk menikmati udara yang segar , berenang lagi , main ski air kalo ada motorboat yang lebih kuat , kalau mungkin bisa tinggal disana beberapa lama , cari home stay yang merakyat.
Potensi , keindahan nya perlu dimanfaatkan untuk meraih rejeki dari pengunjung , dan tentu saja , harus memeberikan pelayanan yang terbaik kepada pengunjung.
kalau sudah ke padang , jangan pulang sebelum berenang di nanau maninjau
Oktober 6, 2008 at 9:51 pm
Tiap tahun, aku sempatkan waktu paling tidak 2 hari stay di tepi danau nan elok ini. Entahlah, ada rasa rindu yang mengelitik relung hati ini saat liburan tiba untuk beranjangsana ke tepian Danau Maninjau. Duduk mencangkung di tepian danau sambil tak lepas mata memandang hamparan luas danau di kaki jajaran bukit barisan itu berjam-jam tak membuatku jenuh. Mancing belut di gelengan sawah memberi sensasi nikmat tersendiri. Akh, Danau Maninjau, selalu menarik2 hatiku untuk ke sana setiap akhir tahun. Eksotik, indah. Dan, kelok 44 yang tak ada duanya di ujung dunia manapun.
Desember 21, 2008 at 11:48 am
gw gak bisa melukiskan semua yang gw lihat dengan kata2. . . terlalu indah . . .
rumah nenek gw di Matur, Lawang. . .
tgl 9Des kemaren ini gw baru aja pulang kampung, walaupun cuma 10 hari disana, gw selalu punya banyak waktu wat pergi ke embun pagi n maninjau, pagi hari klo kabut gak turun atau saat sore hari ketika sunset mulai terlihat
uuh…………..
rasanya gw pengen tingal disana aja jadi setiap saat gw bisa menikmati semua keindahan alam ranah minang
Desember 21, 2008 at 11:53 am
banyak orang bilang, Bali itu indah dan merupakan surga dunia. . . gw juga mengakuinya, tapi buat gw, ranah minang gak ada duanya. . . orisinil. . .
eksotik. . .
gak ada lagi kata yang bisa melukiskan keindahan nya,
cuma itu yang bisa gw ungkapkan
he he he
Januari 10, 2009 at 11:16 pm
Maninjau, maninjau, maninjau
aku akan menemuaimu, di sudut itu….
Maret 18, 2009 at 8:25 am
nikmat yang manakah yang masih kau ingkari , latamutunna illa waantum muslimun.
subhanallah ,alhamdulillah engkau berikan ini semua dan jadikanlah kami orang yang dapat petunjuk.alam nan indah kita hidupkan ini semua untuk mencapai surga nya yang telah dijanjikan tentu dengan syarat yang berlaku taqwa , ikhlas,untuk yang mensyukuri nikmat ini di jalannya.
April 7, 2009 at 3:44 pm
des 08 gw jln ke maninjau 10 hari, 7 Maret 09 gw ke maninjau 4 hari, mdah2an ada rejeki lagi gw bragkt….
eksotis abisss…
April 24, 2009 at 12:17 pm
saya sangat berharap sekali ada tambahan fhoto untuk bisa dilihat lagi biar rindu akan kampung halaman terobati. apo kaba maninjau kampuang awak bana tu….
Mei 16, 2009 at 10:11 am
Kampung den nan rancak bana. salam untuk orang bayua dri anak parantauan
Juni 2, 2009 at 6:57 am
Aq prnh ke maninjau bebrpa kali.. nginap d rmh pnduduk yg dkt pemandian air panasnya. . wuaa.. tiap hari yang kepikir cuma mandiii terus.. abiznya nggak bakal kedinginan sich. Kalau danaunya. .pertama kali ngelyat kebetulan lagi cerah banget. . truz bayangaan awan mantul ke danau.. wess keren.. putih..kalo di lyat dari kelok 44.. kayak salju. .hehe
Agustus 31, 2009 at 3:57 pm
saya adalah keturunan orang maninjau bahkan abo saya adalah seorang datuk dari suku chaniago tapi sudah lama tidak pulang rasanya kangen melihat peman dangan salah satu yang terindah yang pernah saya lihat, mudah mudahan bisa pulang kembali ke maninjau!! amien