Selain memiliki bahasa yang khas, Purwokerto yang berjarak sekitar 200km sebelah barat Yogyakarta juga punya tempat wisata yang layak dikunjungi. Yaitu kawasan wisata Batu Raden. Tuk bisa kesanapun tidaklah sulit. cukup cari kendaraan umum jurusan Purwokerto-Baturaden dari terminal Kebondalem kalian udh bs refreshing ke baturaden.

Image Hosted by ImageShack.us

Kebun Raya Batu Raden terletak di selatan kaki Gunung Slamet dengan ketinggian 640m di atas permukaan laut dan berjarak 14 km dari pusat kota Purwokerto. Gunung Slamet sendiri merupakan gunung berapi terbesar dan tertinggi ke-2 di Pulo Jawa. karena keberadaannya di kaki gunung, maka tak pelak jika di tempat ini kita dapat merasakan suhu yang sangat bersahabat alias sejuk. Kawasan batu raden juga memiliki potensi flora dan fauna yang memiliki nilai konservasi tinggi dan beberapa diantaranya bahkan dilindungi oleh UU sepert macan tutul dan kera abu2 ekor panjang.

Menurut suatu sumber, di tempat ini kita bisa menemui beberapa air terjun diantaranya Pancuran 3 (Telu) yang mengalirkan air panas bersulfur, Pancuran 7 (Pitu) yang berjarak sekitar 2.5km dari kawasan baturaden, Goa Sarabada yang berada dekat pancuran 7, Telaga Sunyi yang berjarak sekitar 3 km timur baturaden, Curug Cipendok yang memiliki ketinggian 92 meter, Curug Ceheng, Pemandian Kali Bacin yang merupakan salah satu tempat peninggalan belanda, serta Museum BRI yang didirikan pada tahun 1895. (sayangnya, kesemua tempat itu belum sempat gw kunjungi).

Yg gw foto itu namanya Air Terjun Gumawang. Di curug yang tingginya mencapai 25m ini banyak anak2 yang rela terjun bebas dengan bayaran sekitar Rp 3 ribu sekali lompatan. kl diliat sepintas, batu yang mengapit air terjun itu mengingatkan gw pada foto2 bayi yang sering berpose telungkup tanpa busana, hehehe :)

Gw berkesempatan maen ke baturaden lebaran dua tahun lalu ketika bermalam dipurwokerto sebelum melanjutkan perjalanan mudik ke jogja. Tahun ini nyaris kita kesana lagi. Alhamdulillah, kita ga jadi kesana, karena pada hari yang sama saat kita sempat berpikiran tuk ke baturaden, tempat ini dilanda musibah. Tanggal 25 Oktober 2006, jembatan gantung dengan panjang 25 meter dan berada pada ketinggian 20 meter di atas permukaan sungai Gumawang ambrol. jembatan yang sudah berumur 23 tahun tidak lagi kuat menahan bobot lebih dari 50 orang pengunjung yang saat itu tengah berliburan satu hari setelah lebaran. menurut berita yang dikeluarkan menkokesra tanggal 27 oktober 2006, tercatat 8 orang meninggal dunia akibat terjatuh dan tenggelam di sungai.

Image Hosted by ImageShack.us

About these ads